Candi Barong

Ditemukan dalam keadaan runtuh, Candi Barong mulai ditangani secara intensif sejak tahun 1979 dengan kegiatan prapemugaran, yang dilanjutkan dengan studi teknis pada tahun 1985. Kegiatan pemugaran dilakukan dari tahun 1987 hingga 1999. Candi Barong memiliki latar belakang keagamaan Hindu, dengan fokus pemujaan kepada Dewa Wisnu, seperti yang ditunjukkan oleh penemuan arca Dewa Wisnu dan istrinya, Dewi Sri. Candi ini diperkirakan didirikan antara abad IX hingga X Masehi, atau akhir masa klasik periode Jawa Tengah. Candi Barong didirikan di atas bukit kapur dan terdiri dari empat teras. Teras I, yang berada paling tinggi, merupakan bagian inti berukuran 26,7 x 39,81 meter dan menampung dua buah candi yang berdiri di atas batur dari batu putih setinggi 1,4 meter. Kedua candi yang terbuat dari batu andesit ini masing-masing berukuran 8,18 x 8,18 meter dengan tinggi 9,05 meter, berjajar arah utara-selatan, di mana candi I berada di sisi utara dan candi II di sisi selatan, menghadap ke barat berdasarkan adanya Pintu Gerbang di sisi barat Teras I. Kedua candi tersebut tidak memiliki bilik, meskipun bagian tengahnya berongga, dan hanya mempunyai relung di keempat sisi dindingnya dengan hiasan kala di ambang atas setiap relung yang tampak agak tersenyum. Secara vertikal, Candi Barong dibagi menjadi tiga bagian: kaki, tubuh, dan atap. Hiasan pada candi ini dikelompokkan menjadi dua jenis: arsitektural, yang meliputi pelipit, pilaster, relung, half-round, makara pada pipi tangga, jaladwara, dan kemuncak/ratna candi, serta dekoratif, yang mencakup motif geometris, kala makara, untaian permata, pita berhias menggantung, bentuk-bentuk binatang, mahluk-mahluk kahyangan, hiasan ceplok bunga, motif tumbuh-tumbuhan, dan antefik. Di sebelah barat, di antara kedua bangunan inti, terdapat pintu masuk berupa gapura berbentuk paduraksa berukuran 2,59 x 2,59 meter dengan tinggi 4,76 meter, yang letaknya tidak lurus dengan candi maupun selasar halaman teras II. Teras II adalah halaman berukuran 62,81 x 90,72 meter, dibatasi pagar dari batu putih dengan perbedaan tinggi 2,5 meter dari Teras I. Teras III berukuran 128,72 x 86,22 meter, sementara Teras IV memiliki panjang 154,61 meter, dan lebar yang belum diketahui secara pasti. Teras IV dibatasi oleh pagar luar yang ditemukan baru di sisi timur, tersusun dari batu putih berukuran tebal 0,80 meter dan tinggi 1,90 meter.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: Candi Barong
  • No Registrasi: 5.9/Kep.KDH/A/2018
  • Tanggal Register: 2017-03-02
  • Ketua Kelompok / Penanggung Jawab: BPK Wilayah X
  • Kategori: Cagar Budaya
  • Alamat: Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Dowang Sari, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572