1. Adas, 2. Pulasari, 3. Jinten, 4. Mesoyi, 5. Ketumbar, 6. Kemukus, 7. Jungrahab, 8. Kedhawung, 9. Manis jangan, 10. Kayu manis, 11. Pala, 12. Seprantu, 13. Jemaka, 14....
Pemberian nama berfungsi sebagai identitas dan doa untuk masa depan, termasuk penamaan padukuhan yang erat kaitannya dengan sejarah setempat. Salah satu contohnya adalah...
Kunjungan pertama ke rumah Kepala Dukuh Mlati Krajan, Suharmanto, menghasilkan rekomendasi tiga narasumber: Dr. Hajar Pamadhi, Dosen Senirupa UNY; Gimin Wiryatmo, Ketua R...
Sejarah banyak tempat, termasuk Padukuhan Bakalan di Kalurahan Sumberadi, Kabupaten Sleman, belum banyak terungkap. Dengan menggali asal usulnya, pengetahuan dan wawasan...
Nama Cebongan di Kabupaten Sleman, khususnya di Kapanewon Mlati, merujuk pada sebuah kawasan yang dulunya merupakan kalurahan. Padukuhan Cebongan kini terbagi menjadi dua...
Padukuhan Jumeneng di Sumberadi, Mlati, Sleman, terkenal dengan suasana religius yang kuat, terutama terdengar saat waktu salat tiba melalui pujian dan sholawat dari masj...
Andaikan A sampai H adalah anak. A dan B sebagai pintu gapura, berdiri berhadapan. Kedua tangannya diacungkan ke atas, telapak tangan antara A dan B saling bertepuk, sepe...
1. Ketumbar, 2. Mungsi, 3. Jinten, 4. Mesoyi, 5. Sintok, 6. Seprantu, 7. Jemak, 8. Kayu angin, 9. Kayu ules, 10. Kayu manis, 11. Pala, 12. Kedhawung, 13. Kencur, 14. Bawa...
1. Adas, 2. Pulasari, 3. Jungrahab, 4. Kedhawung, 5. Kayu manis, 6. Kencur, 7. Bawang merah dibakar, 8. Bawang putih, 9. Arang jati, 10. Kayu timur, 11. Cabé sulah, 12. K...