CEPER - WEDOMARTANI Cawan Persembahan untuk Sultan

Padukuhan Ceper terletak di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dulu, wilayah ini bagian dari Kalurahan Krapyak hingga penggabungan empat kalurahan pada tahun 1948. Luas Padukuhan Ceper mencapai sekitar 30 hektar dengan populasi sekitar 800 orang, terbagi menjadi 3 RW dan 6 RT, mayoritas beragama Islam. Di sini terdapat Madrasah Unggulan NU Wedomartani, MI Qurro Ta A’yun. Sebagian besar penduduk bekerja sebagai buruh, serta terdapat kesenian hadroh dan shalawatan yang masih berkembang. Padukuhan Ceper dapat diakses dari simpang empat Tajem. Terdapat kisah menarik tentang Sultan Hamengku Buwono VIII yang pernah sakit parah dan sembuh setelah mengonsumsi jambu Lara Dhenok. Kisah ini menggambarkan pentingnya jambu tersebut dan menjadikan lokasi tempat tumbuhnya sebagai nama Padukuhan Ceper. Di masa pemerintahannya, Sultan juga berkontribusi pada perkembangan seni dan budaya di Yogyakarta. Sultan HB VIII meninggal pada tahun 1939 dan dimakamkan di Astana Saptarengga, Pajimatan Imogiri.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: CEPER - WEDOMARTANI Cawan Persembahan untuk Sultan
  • Kategori: Tradisi Lisan
  • Alamat: Padukuhan Ceper, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta