Egrang Bathok/Bakiak Bathok
Egrang batok adalah permainan tradisional yang merupakan variasi dari permainan egrang, menggunakan tempurung kelapa atau bambu sebagai pijakan kaki, yang dilengkapi dengan tali pengait untuk mengangkat kaki yang dipijakkan (Hikmah, 2011). Dalam permainan ini, para pemain akan berjalan dengan menggunakan tempurung sebagai alas, sementara kedua tangan digunakan untuk memegang tali pengait agar tempurung yang dipijak tetap stabil dan tidak bergeser. Egrang batok bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga menjadi ajang kompetisi yang menyenangkan, di mana para pemain saling berlomba dalam sebuah balapan. Pemenang ditentukan berdasarkan siapa yang pertama kali mencapai garis finish sambil tetap menjaga keseimbangan dan keterampilan berjalan di atas tempurung. Permainan ini tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga melatih koordinasi, konsentrasi, dan daya juang para pemain. Egrang batok sering dimainkan dalam berbagai acara dan festival, menjadi salah satu bentuk hiburan yang mengundang tawa dan kegembiraan, serta melestarikan tradisi dan budaya lokal yang kaya.