Gua Jepang

Gua ini dibangun oleh tentara Jepang sekitar tahun 1942-1943 untuk berfungsi sebagai tempat berlindung dan penyimpanan senjata. Setelah tentara Jepang menyerah kepada Indonesia, gua ini terus digunakan oleh Republik Indonesia sebagai tempat penyimpanan senjata hingga tahun 1966. Gua Jepang terletak di sebuah bukit padas yang menghadap ke barat dan terdiri dari empat pintu masuk, masing-masing mengarah ke lorong-lorong yang berbeda. Lorong Gua I memiliki lebar pintu 1,95 m, tinggi 2,10 m, panjang 38,20 m, lebar 2,60 m, dan tinggi lorong 2,10 m. Lorong Gua II memiliki lebar pintu 2 m, tinggi 2 m, panjang 13,25 m, lebar 4,40 m, dan tinggi 3 m. Lorong Gua III memiliki lebar pintu 2 m, tinggi 2,20 m, panjang 38,70 m, lebar 2,60 m, dan tinggi 2,30 m. Terakhir, Lorong Gua IV memiliki lebar pintu 2 m, tinggi 2,20 m, panjang 13,10 m, lebar 4,40 m, dan tinggi lorong 3 m.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: Gua Jepang
  • No Registrasi: 14.7/Kep.KDH/A/2017
  • Tanggal Register: 2016-09-02
  • Ketua Kelompok / Penanggung Jawab: BPK Wilayah X
  • Kategori: Cagar Budaya
  • Alamat: Blambangan, Jogotirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55573