Jambe-Jambe Thukul
Lagu : Jambe, Jambe thukul, kali pucang, baya baya ngambang, karambangan, arum arum tarub, bantheng mati, remu remu godhonge angrempoyok wohwohane, sadheblag aku melu, sakringkel aku dhuwel. Keterangan: A sampai F seumpama anak, berdiri menjadi dua barisan dalam posisi saling berhadapan. A, B, C, menjadi satu baris, berdiri menghadap barisan D, E, F yang juga menghadap ke barisan A, B, C. Jadi saling berhadapan berpasangan. Mereka lalu melantunkan tembang “Jambe Thukul” seraya tangan kanannya ulap-ulap diposisikan di depan kening dengan jari jemari dilentikkan, tangan kiri berkacak pinggang, badan mendhak (merendah) dan diliuk-liukkan seperti orang menari. Setelah lantunan tembang selesai, tangannya berhenti. Kemudian mulai melantunkan tembang lagi, ganti tangan kiri yang melakukan ulap-ulap, tangan kanan yang berkacak pinggang. Begitu berkali-kali hingga merasa bosan. Adapun jumlah anak yang bermain tidak dibatasi, yang penting genap agar bisa saling berpasangan.