Kemuning Manunggal Budoyo
Paguyuban Ketoprak Kemuning Manunggal Budoyo (KMB) adalah sebuah perkumpulan seni yang didirikan pada tanggal 18 Juni 2018. Inisiatif pendirian paguyuban ini diprakarsai oleh Ketua RW 29 dan tokoh-tokoh masyarakat setempat dengan tujuan mengembangkan kembali seni budaya yang lama terpendam. Fokus utama paguyuban ini adalah membina generasi muda di wilayah RW 29, Sukoharjo, Ngaglik, agar mereka dapat mengenal dan mendalami seni Ketoprak Mataram. Selain itu, paguyuban ini bertujuan untuk melindungi budaya lokal dari pengaruh budaya luar yang semakin kuat dan seringkali dianggap dapat meracuni generasi muda. Melalui upaya ini, Paguyuban KMB berhasil menghimpun pemuda di wilayah RW 29 untuk bersama-sama melestarikan seni tradisional, dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Nama Kemuning Manunggal Budoyo diambil dari sebuah sendang (mata air) yang terletak di Dusun Cangkringan, Padukuhan Sembung, Kalurahan Sukoharjo. Sendang tersebut memiliki keistimewaan karena mata airnya tidak pernah kering sepanjang tahun, sehingga dianggap melambangkan kelestarian dan keberlanjutan. Nama tersebut kemudian diabadikan sebagai nama paguyuban, dengan harapan seni budaya yang dilestarikan melalui KMB akan terus hidup dan berkembang sepanjang masa, seperti air sendang yang tak pernah mati.