Kudho Praneso

Suatu hari, Paguyuban Kesenian Jathilan Kudho Praneso yang beralamat di Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, dipercaya untuk memeriahkan sebuah acara dengan tujuan menghibur warga sekitar serta seluruh elemen masyarakat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap kali kami, anggota Paguyuban Kesenian Jathilan Kudho Praneso, diberi kesempatan untuk tampil, kami selalu menyambutnya dengan penuh suka cita dan menjalankan tugas tersebut dengan sepenuh hati, berusaha memaksimalkan penampilan kami. Pada malam itu, seluruh pengurus dan anggota sepakat untuk menampilkan salah satu kelompok yang biasa disebut "babak," yaitu Babak 1 yang bernama Nayoko Darpo Sankoro (Nayaka Darpa Sankara). Nama Nayoko Darpo Sankoro memiliki makna dan cerita yang mendalam. "Nayoko" berarti pasukan atau prajurit berkuda, "Darpo" melambangkan kebanggaan, dan "Sankoro" adalah pembawa keberuntungan serta kebahagiaan. Secara keseluruhan, Nayoko Darpo Sankoro merujuk pada sebuah divisi kavaleri yang selalu siap menerima perintah, bertanggung jawab menjalankan tugas, dan menyelesaikan tugas dengan tuntas. Prajurit ini dikenal cakap, sigap, dan terampil dalam berbagai strategi di medan pertempuran, serta merupakan sosok muda yang tampan, gagah, berani, dan bijaksana. Dengan visi "Dawuh diestukake, Bali entuk gawe, Mati arum asmane," Nayoko Darpo Sankoro selalu bersemangat dalam perjuangan, pantang menyerah dalam berbagai keadaan, dan selalu mendapatkan kemenangan di medan pertempuran. Sosok ini menjadi kebanggaan dan wira tamtama yang tidak pernah mengecewakan, serta simbol harapan dan kebanggaan yang dihormati dan disegani. Kehadirannya bagaikan "Tirta sumbering panguripan," membawa berkah, kejayaan, keberuntungan, serta kebahagiaan. Kami mengucapkan terima kasih atas segala partisipasi dan atensi dari seluruh masyarakat pecinta kesenian jathilan yang telah mempercayakan acara-acara kepada kami. Semoga setiap pementasan kami dapat mencetuskan ide-ide positif untuk kemajuan serta semangat melestarikan budaya, sekaligus menghibur berbagai elemen masyarakat. Kami juga berharap tali persaudaraan antar pelaku seni dapat terus terjalin dengan baik, dan antar paguyuban kesenian dapat saling bertukar pikiran agar semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan pementasan kesenian jathilan.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: Kudho Praneso
  • No Registrasi: 2.071112.2022.1149
  • Tanggal Register: 2022-01-28
  • Ketua Kelompok / Penanggung Jawab: Purwanto
  • Jumlah Anggota: 75
  • Kategori: Seni
  • Alamat: Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping Sleman