Lepetan

Lagu Lepetan, lepetan, angudhari anguculi, janur kuning aningseti. Setibali lunga dandan methika kembang setaman. Keterangan: A sampai G seumpama anak, berdiri bergandengan tangan menghadap ke satu arah. Tangan A kanan berpegangan pada sebuah tiang atau pohon, yang kira-kira kuat dan bisa dipegang. G sebagai kepalanya. Mereka kemudian melantunkan tembang "lepetan" sembari berjalan. Mula-mula G menggandeng kawan-kawannya menerobos masuk melewati bawah tangan A yang berpegangan pada tiang, hingga A terbawa dan berbalik arah hadap dengan masih berpegangaan dangan tiang dan tangan kirinya dipegang B. jadi seperti orang dibelenggu. Selanjutnya G menggandeng kawan-kawannya menerobos ke bawah tangan B yang bergandengan dengan tangan A, hingga B terbawa dan berbalik arah hadap dan tangan dibelenggu seperti A. G terus menggandeng kawan-kawannya dibawa menerobos ke bawah tangan C yang bergandengan dengan B dan seterusnya, hingga semua anak berbalik arah hadap dengan tangan bersilang di depan. Seumpama semula menghadap ke selatan menjadi menghadap ke utara dengan tangan bersilang seperti layaknya dibelenggu. Adapun berhentinya lantunan tembang apabila semua anak sudah berbalik arah hadap dengan tangan terbelenggu. Selanjutnya G pura-pura membagi makanan, dimulai dari A urut hingga ke F, sembari berucap: enya sega... enya sega... enya sega...X... sampai F.... iki enthonge (nasinya sudah habis dumugi). Kemudian berbalik membagi urut dari F hingga ke A dengan berucap: enya iwak... enya iwak ... enya iwak ...X... sampai pada A ...iki balunge (dgingnya sudah habis). Kemudiaan terjdi dialog, G bertanya kepada satu persatu anak dari F hingga A, sebagai berikut. G : dibanda nyolong apa (kok dibelenggu, mencuri apa ?) F : nyolong keris (mencuri keris) G : saiki kerise endi (sekarang kerisnya mana ?) F : wis dak gadhekake (sudah saya gadaikan) G : endi dhuwite (mana uangnya ? F : wis dak enggo nempur (sudah kubelikn beras) G : endi berase (berasnya mana) F : wis dak liwet (sudah kumasak) G : endi segane (mana nasinya) F : wis dak pangan (sudah kumakan) Begitulah pertanyaan G kepada masing=masing anak satu persatu sampai rata. Adapun jawaban anak-anak tentang barang yang dicuri semaunya. Setelah itu, A B C D E F lalu mengumpul berpegangan pada tiang atgau pohon yang dipegang A, seperti himpunan lebah. Kemudian B berucap “dha ngobong klasa bangka “ X 2 seraya berlari. A B C D E F lalu mengejar G seraya berbunyi “byung... byung X ...” seperti lebah bubar. Jika G tertangkap lalu dicubiti oleh anak-anak yang memburu, seperti kerumunan lebah. Mengenai jumlah anak yang bermain tidak ada batasan.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: Lepetan
  • Kategori: Permainan Tradisional
  • Alamat: Berbah, Cangkringan, Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Mlati, Moyudan, Ngaglik, Ngemplak, Pakem, Prambanan, Seyegan, Sleman, Tempel, Turi