MUDHO BUDOYO

Tari Panji Asmorobangun adalah sebuah tarian yang menceritakan kisah cinta Raden Asmorobangun dan Dewi Sekartaji. Keduanya saling mencintai dan memiliki cita-cita untuk membangun kehidupan keluarga yang harmonis. Namun, di balik kisah cinta mereka, terdapat konflik yang dihadirkan oleh Raja Jenggala, ayah Dewi Sekartaji, yang ingin menikahkan putrinya dengan pria pilihannya sendiri. Dalam upaya menyajikan cerita ini, tarian ini dikemas dalam bentuk tarian jathilan yang dipadukan dengan elemen modern. Penambahan karakter seperti Anoman dan Cakil memberikan nuansa yang segar tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Sementara itu, Tari Babak Diponegoro mengangkat semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam menggerakkan rakyat melawan penjajah. Tarian ini menonjolkan semangat pantang menyerah dan keberanian Pangeran Diponegoro dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Disajikan dalam bentuk tarian jathilan, tarian ini bertujuan untuk memperingati jasa sang pahlawan sekaligus menginspirasi masyarakat agar terus mengenang dan menghargai perjuangan salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: MUDHO BUDOYO
  • No Registrasi: 2.071112.2020.698
  • Tanggal Register: 2020-09-16
  • Ketua Kelompok / Penanggung Jawab: Widodo
  • Jumlah Anggota: 70
  • Kategori: Seni
  • Alamat: Kalirase, RT/RW. 03/30, Trimulyo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman