PS Subur
PS Subur Plambongan Banyurejo Tempel adalah sebuah kelompok kesenian yang didirikan pada tahun 1964. Awalnya, kelompok ini berfokus pada kegiatan sosial, seni karawitan, pertunjukan Ketoprak, dan koperasi. Seiring berjalannya waktu, kelompok ini berkembang dan membentuk beberapa cabang kesenian lainnya, termasuk: 1. Kelompok Karawitan 2. Kelompok Ketoprak 3. Kelompok Campursari "Kecap Manis" 4. Kelompok Jatilan "Kuda Pratama" 5. Kelompok Hadroh "Al Fathah" Perjalanan PS Subur sempat terhenti akibat kerusakan peralatan kesenian, terutama gamelan, yang menyebabkan seluruh kegiatan seni karawitan berhenti sejak tahun 2009. Namun, pada tahun 2019, pengurus PS Subur mengajukan permohonan bantuan perangkat gamelan, dan akhirnya pada bulan November 2023, bantuan tersebut terealisasi. Kembalinya perangkat gamelan menjadi momen penting bagi kelompok ini. Latihan mulai dilakukan secara rutin oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, pemuda, dan bapak-bapak, setiap hari Minggu malam mulai pukul 19.30. Peralatan gamelan disimpan di tempat khusus dan latihan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus pelestarian budaya. Salah satu puncak kegiatan adalah pementasan karawitan pada tanggal 10 Agustus 2024 di Gedung Serbaguna Plambongan, dalam rangka acara bersih dusun dan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Muda-mudi Plambongan tampil menyanyikan lagu-lagu Jawa, baik tradisional maupun modern, yang diiringi oleh karawitan. Antusiasme mereka sangat tinggi, hingga acara yang awalnya dijadwalkan berakhir pukul 23.00, berlanjut hingga pukul 01.00 dini hari. Setelah suksesnya pementasan ini, PS Subur merencanakan program selanjutnya, yaitu mengiringi pertunjukan Ketoprak Mataram yang akan digelar pada tanggal 12 Oktober 2024. Persiapan ini menjadi bagian dari upaya untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya tradisional di tengah masyarakat. Selain itu, dalam pementasan karawitan yang digelar untuk menyambut HUT RI, acara diawali dengan upacara kenduri dan kembul bujana, sebagai penghormatan kepada para sesepuh dan arwah leluhur masyarakat Plambongan. Acara ini diakhiri dengan pengajian yang disampaikan oleh H. Saijan, S.Ag., M.Hum, dan dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat Plambongan, termasuk lurah, perangkat desa, serta anggota BPKal Banyurejo. Dengan semangat kebersamaan dan cinta akan budaya, PS Subur terus berinovasi dan memberikan kontribusi penting dalam pelestarian kesenian tradisional di daerahnya.