Turonggo Mudho Manunggal

Kesenian Turonggo Mudho Manunggal berasal dari gabungan Padukuhan Kaliasin dan Mancasan yang dahulunya memiliki beberapa kesenian tradisional seperti Ketoprak, Wayang Orang, Qosidah, dan Shalawat Singir. Berdasarkan cerita turun-temurun, kesenian-kesenian tersebut pernah eksis dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pada tahun 2011, muncul keinginan dari para pemuda untuk membentuk suatu kesenian yang dapat menjadi wadah pemersatu, dengan dukungan penuh dari masyarakat Mancasan. Dari sinilah lahir Kesenian Jathilan "Laras Mudho Manunggal". Seiring berjalannya waktu, atas saran dari tokoh masyarakat, kesenian ini didaftarkan di Kundha Kabudayaan. Mengingat kesenian ini merupakan hasil gabungan dari dua dusun, nama kesenian pun diperbarui menjadi "Turonggo Mudho Manunggal." Kesenian ini secara resmi tercatat di Kundha Kabudayaan pada tanggal 21 Juni 2023 dengan nomor register 2.071112.2023.227. Hingga saat ini, Turonggo Mudho Manunggal terus aktif menjaga tradisi dan budaya lokal, beralamat di Kaliasin, Mororejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Dipimpin oleh Agus Purwanto, dengan jumlah anggota mencapai 50 orang, kesenian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pemersatu bagi masyarakat sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor 087739654411.

Detail Objek Budaya

  • Nama Objek: Turonggo Mudho Manunggal
  • No Registrasi: 2.071112.2023.227
  • Tanggal Register: 2023-06-21
  • Ketua Kelompok / Penanggung Jawab: Agus Purwanto
  • Jumlah Anggota: 50
  • Kategori: Seni
  • Alamat: Kaliasin RT02/RW17, Mororejo, Tempel, Sleman