Turonggo Wiro Mudho
Sejarah kesenian jathilan TURONGGO WIRO MUDHO dimulai pada tahun 1990 dengan berdirinya kesenian kuda lumping bernama TURONGGO MUDO, yang dipimpin oleh Bapak Muh Budi. Kesenian ini berlangsung hingga tahun 1997, namun setelah itu mengalami vakum karena tidak ada generasi muda yang meneruskan. Pada tahun 2008, warga Dusun Mandan, Padukuhan Nglengis, Banyurejo, Tempel, Sleman, DIY, sepakat untuk menghidupkan kembali kesenian ini. Bapak Suwandi, putra dari Bapak Muh Budi, terpilih sebagai ketua, dan kesenian TURONGGO MUDO generasi kedua pun berjalan hingga tahun 2014. Setelah Bapak Suwandi pindah domisili, kesenian TURONGGO MUDO kembali vakum. Namun, pada tahun 2024, warga Dusun Mandan kembali berinisiatif mendirikan kesenian kuda lumping yang kini dikenal dengan nama TURONGGO WIRO MUDHO, dipimpin oleh Bapak Juriman. Kesenian ini mengikuti perkembangan zaman dengan kreasi yang lebih baru dan hingga saat ini masih terus berjalan. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi pengurus kelompok Jathilan TURONGGO WIRO MUDHO: Jatmiko Aji di nomor 083873701175 dan Suranto di nomor 0895392793125.