Gua ini dibangun oleh tentara Jepang sekitar tahun 1942-1943 untuk berfungsi sebagai tempat berlindung dan penyimpanan senjata. Setelah tentara Jepang menyerah kepada Ind...
Gua ini dibangun oleh tentara Jepang sekitar tahun 1942-1943 untuk berfungsi sebagai tempat berlindung dan penyimpanan senjata. Setelah tentara Jepang menyerah kepada Ind...
Berdasarkan penggalian yang pernah dilakukan (tes spit) oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta, halaman depan gua menunjukkan bahwa sebagian besar...
Telur ayam diambil putihnya, 2. Getah turi yang hijau daunnya, dicampur menjadi satu, dibungkus kapas, digunakan untuk menekan mata. Mata tadi ditutup, harus malam hari p...
1. Kunyit, 2. Bawang merah, 3. Asam, semuanya dibakar dan dipipis halus dicampur air tawar sedikit, ditempatkan pada sebuah tempurung kelapa berwarna hitam, digunakan seb...
1. Pangkal pohon lempuyang, 2. Bawang merah 1 biji dibakar, semuanya dipipis menjadi satu, 3. Air jeruk linglang, diteteskan di mata. Atau 1. Daun pare pahit, 2. Garam, 3...
Lagu I: Gulaganthi, pantesa sinjang loka, kampuh kendhala jenggi, adas turawas, jeruk gulung, anom, jeruk gulung mantiyung kabotan mendhung, ewa-ewa, anom, ewa-ewa katela...
1. Apyun seberat satu saga, 2. Batu celak seberat 5 saga, 3. Karsana seberat sepuluh saga, 4. Daun muja-muju dipipis, dicampur air mawar, digunakan untuk menggambar alis.
1. Jeruk wangi, 2. Bunga telasih hitam, 3. Merica biasa, 4. Akar teter lanang, semuanya dipipis diteteskan di mata
Akar rumput walulangan dicuci hingga bersih lalu digerus, ditempatkan pada sebuah mangkok yang bersih, didiamkan sementara, airnya yang jernih digunakan untuk merambang m...
1. Kemukus, 2. Bawang, 3. Garam sebungkul, dihaluskan hingga lembut lalu disaring hingga bening, dibubuhkan pada mata.