Kompleks Candi Ijo ditemukan pada tahun 1886 oleh Dorrepaal, administrateur perkebunan tembakau “Saragedoeg”. Pada tahun 1887, situs tersebut digambar oleh H. L. Leydie M...
Kompleks Candi Ijo ditemukan pada tahun 1886 oleh Dorrepaal, administrateur perkebunan tembakau “Saragedoeg”. Pada tahun 1887, situs tersebut digambar oleh H. L. Leydie M...
1. Akar rumput walulang, 2. Akar sirih, 3. Akar hutan, 4. Pulasari, dipipis halus ditempelkan di vagina. Atau: 1. Mesoyi, 2. Manis jangan, 3. Cangkok cabé, 4. Cengkeh, 5....
Kompleks Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad IX Masehi. Pembangunan kompleks ini dikaitkan dengan Prasasti Siwagrha yang bert...
1. Daun galing, 2. Beton nangka dibubur mentah, 3. Kedawung, 4. Tawon tutur, 5. Kayu timur, 6. Kulit bawang putih, 7. Kerikan kayu widara putih, 8. Beras tiga jumput, sem...
1. Beras, 2. Garam, 3. Bawang, 4. Manis jangan dipipis halus untuk membedaki perut serta pinggang. Sebelum dibedaki kakinya dibasuh dengan air hangat.
1. Akar rumput grinting, 2. Adas, 3. Pulasari, 4. Bawang merah dibakar, dipipis halus, airnya diminumkan, ampasnya untuk membedaki perut.
1. Dlingo, 2. Benglé, 3. Bawang satu siung, 4. Lampes, 5. Daun sembukan, 6. Jinten putih, 7. Kayu angin, dipipis halus untuk membedaki perut pagi dan sore
Sejarah Penemuan Candi Sumberwatu tercatat dalam Berita Penelitian Arkeologi tahun 1985, yang hanya menyebutkan adanya indikasi candi di sekitar Arca Ganesha Sumberwatu s...
1. Lampes, 2. Daun sandilata atau daun sembukan, 3. Temu lawak, 4. Kedawung, 5. Kayu angin, 6. Satu bawang merah mentah, 7. Satu bawang merah matang, 8. Adas, 9. Mungsi,...
1. Kerikan kayu cendana, 2. Mesoyi, 3. Tegari, 4. Kemenyan madu, 5. Jinten putih, 6. Minyak wangi yang ada dedesnya, dipipis halus dibedakkan di atas pusar. Yang memipis...